Kamis, 12 Februari 2015

Jenis Dan Macam Penyakit Paru-Paru

           Penyakit Paru-paru adalah beberapa kondisi medis yang paling umum di seluruh dunia. Organ paru-paru merupakan organ yang kompleks, setiap hari berfungsi untuk membawa oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Penyakit yang menyerang paru-paru dapat berupa hasil dari masalah dalam bagian manapun dari sistem ini.

Penyakit pada paru-paru sangat mempengaruhi jalan napas mulai dari trakea (tenggorokan) yang bercabang menjadi bronkus, yang pada gilirannya menjadi semakin kecil (alveoli) menuju seluruh paru-paru.

Dunia Alat Kedokteran
Penyakit paru-paru dapat mempengaruhi saluran udara. Sakit paru-paru yang umum dikenal pada masyarakat meliputi asma, PPOK (penyakit Obstruktif Kronis), Bronkitis (akut dan kronis), Emfisema, fibrosis kistik, tuberculosis/TBC/TB, kanker paru-paru, dll. Penyakit paru-paru yang disebutkan tadi tergantung organisme dan letak kelainan/infeksi yang terjadi.

Berikut beberapa Jenis dan Macam penyakit paru-paru :
1). Penyakit Paru-paru Yang Mempengaruhi Alveoli
Alveoli merupakan percabangan terakhir yang menghubungkan bronkus dengan paru-paru. Jenis penyakit paru-paru yang mempengaruhi alveoli antara lain pneumonia (disebabkan oleh infeksi bakteri), tuberkulosis (disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis), emfisema, edema paru, kanker paru, sindrom gangguan pernapasan akut, dan pneumoconiosis.

2). Penyakit Paru-paru Yang Mempengaruhi Interstitium
Interstitium adalah lapisan, tipis mikroskopis halus antara paru-paru dan alveoli. Pembuluh darah kecil dijalankan melalui interstitium dan memungkinkan pertukaran gas antara alveoli dan darah. Berbagai Penyakit Paru-paru mempengaruhi interstitium antara lain penyakit paru interstitial, pneumonia, edema paru, dll.

3). Penyakit paru-paru yang mempengaruhi pleura
Pleura adalah lapisan tipis yang mengelilingi paru-paru dan garis bagian dalam dinding dada. Penyakit yang dapat timbul pada pleura antara lain efusi pleura, pneumothoraks, dan mesothelioma. Perbedaan penyakit paru-paru antara efusi pleura dan pneumothoraks terletak pada apa yang mengisi rongga pleura, jika rongga pleura diisi oleh cairan disebut dengan efusi pleura, sedangkan jika rongga pleura diisi oleh udara disebut dengan pneumothoraks.

4). Penyakit paru-paru Mempengaruhi Dinding Dada
Dinding dada juga memainkan peran penting dalam bernapas. Otot menghubungkan tulang rusuk satu sama lain. Diafragma turun dengan setiap napas dalam, juga menyebabkan ekspansi dada. Macam macam Penyakit Paru-paru yang dapat ditimbulkan pada kategori ini antara lain obesitas sindrom hipoventilasi dan Gangguan neuromuscular. (Info : Kesehatan 123.com)

Info artikel menarik lain silahkan baca Penyebab Penyakit TBC.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk info peluang bisnis kuliner masakan Jepang Okonomiyaki & Takoyaki silahkan pelajari info detailnya DISINI.

Rabu, 11 Februari 2015

Penyebab Penyakit TBC

           Penyakit TBC (Tuberculosis) merupakan suatu penyakit yang tergolong dalam infeksi yang disebabkan oleh bakteri mikobakterium tuberkulosa. 
Penyakit TBC (Tuberculosis) dapat menyerang pada siapa saja.

Penyebab Penyakit TBC
Penyakit TBC (Tuberculosis) disebabkan oleh bakteri mikobakterium tuberkulosa, Bakteri ini berbentuk batang dan bersifat tahan asam sehingga dikenal juga sebagai Batang Tahan Asam (BTA). Jenis bakteri ini pertama kali ditemukan oleh seseorang yang bernama Robert Koch pada tanggal 24 Maret 1882, Untuk mengenang jasa beliau maka bakteri tersebut diberi nama baksil Koch. Bahkan penyakit TBC pada paru-paru pun dikenal juga sebagai Koch Pulmonum (KP).

Dunia Alat Kedokteran
Cara Penularan Penyakit TBC (Tuberculosis)
Penularan penyakit TBC adalah melalui udara yang tercemar oleh Mikobakterium tuberkulosa yang dilepaskan / dikeluarkan oleh si penderita TBC saat batuk, dimana pada anak-anak umumnya sumber infeksi adalah berasal dari orang dewasa yang menderita TBC. Bakteri ini masuk kedalam paru-paru dan berkumpul hingga berkembang menjadi banyak (terutama pada orang yang memiliki daya tahan tubuh rendah), Bahkan bakteri ini pula dapat mengalami penyebaran melalui pembuluh darah atau kelenjar getah bening sehingga menyebabkan terinfeksinya organ tubuh yang lain seperti otak, ginjal, saluran cerna, tulang, kelenjar getah bening dan lainnya meski yang paling banyak adalah organ paru.

Masuknya bakteri mikobakterium tuberkulosa kedalam organ paru menyebabkan infeksi pada paru-paru, dimana segera terjadi pertumbuhan koloni bakteri yang berbentuk bulat (globular). Dengan reaksi imunologis, sel-sel pada dinding paru berusaha menghambat bakteri TBC ini melalui mekanisme alamiah yang membentuk jaringan parut. Akibatnya bakteri TBC tersebut akan berdiam / istirahat (dormant) seperti yang tampak sebagai tuberkel pada pemeriksaan X-ray atau photo rontgen.

Seseorang dengan kondisi daya tahan tubuh (Imun) yang baik, bentuk tuberkel ini akan tetap dormant sepanjang hidupnya. Lain hal pada orang yang memilki sistem kekebelan tubuh rendah atau kurang, bakteri ini akan mengalami perkembangbiakan sehingga tuberkel bertambah banyak. Sehingga tuberkel yang banyak ini berkumpul membentuk sebuah ruang didalam rongga paru, Ruang inilah yang nantinya menjadi sumber produksi sputum (riak/dahak). Maka orang yang rongga parunya memproduksi sputum dan didapati mikroba tuberkulosa disebut sedang mengalami pertumbuhan tuberkel dan positif terinfeksi TBC.

Berkembangnya penyakit TBC di Indonesia ini tidak lain berkaitan dengan memburuknya kondisi sosial ekonomi, belum optimalnya fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat, meningkatnya jumlah penduduk yang tidak mempunyai tempat tinggal dan adanya epidemi dari infeksi HIV. Hal ini juga tentunya mendapat pengaruh besar dari daya tahan tubuh yang lemah / menurun, virulensi dan jumlah kuman yang memegang peranan penting dalam terjadinya infeksi TBC.

Gejala Penyakit TBC
Gejala penyakit TBC digolongkan menjadi dua bagian, yaitu gejala umum (sistemik) dan gejala khusus. Sulitnya mendeteksi dan menegakkan diagnosa TBC adalah disebabkan gambaran secara klinis dari penderita yang tidak khas, terutama pada kasus-kasus baru.

1. Gejala umum (Sistemik)
- Demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam. - - Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul.
- Penurunan nafsu makan dan berat badan.
- Batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah).
- Perasaan tidak enak (malaise), lemah.

2. Gejala khusus (Khas)
- Tergantung dari organ tubuh mana yang terkena, bila terjadi sumbatan sebagian bronkus (saluran yang menuju ke paru-paru) akibat penekanan kelenjar getah bening yang membesar, akan menimbulkan suara “mengi”, suara nafas melemah yang disertai sesak.
- Kalau ada cairan dirongga pleura (pembungkus paru-paru), dapat disertai dengan keluhan sakit dada.
- Bila mengenai tulang, maka akan terjadi gejala seperti infeksi tulang yang pada suatu saat dapat membentuk saluran dan bermuara pada kulit di atasnya, pada muara ini akan keluar cairan nanah.
- Pada anak-anak dapat mengenai otak (lapisan pembungkus otak) dan disebut sebagai meningitis (radang selaput otak), gejalanya adalah demam tinggi, adanya penurunan kesadaran dan kejang-kejang.
- Pada penderita usia anak-anak apabila tidak menimbulkan gejala, Maka TBC dapat terdeteksi kalau diketahui adanya kontak dengan pasien TBC dewasa. Sekitar 30-50% anak-anak yang terjadi kontak dengan penderita TBC paru dewasa memberikan hasil uji tuberkulin positif. Pada anak usia 3 bulan – 5 tahun yang tinggal serumah dengan penderita TBC paru dewasa dengan BTA positif, dilaporkan 30% terinfeksi berdasarkan pemeriksaan serologi/darah.

Pengobatan Penyakit TBC
Pengobatan bagi penderita Penyakit TBC akan menjalani proses yang cukup lama, yaitu berkisar dari 6 bulan sampai 9 bulan atau bahkan bisa lebih. Penyakit TBC dapat disembuhkan secara total apabila penderita secara rutin mengkonsumsi obat-obatan yang diberikan dokter dan memperbaiki daya tahan tubuhnya dengan gizi yang cukup baik.

Selama proses pengobatan, untuk mengetahui perkembangannya yang lebih baik maka disarankan pada penderita untuk menjalani pemeriksaan baik darah, sputum, urine dan X-ray atau rontgen setiap 3 bulannya. Adapun obat-obatan yang umumnya diberikan adalah Isoniazid dan rifampin sebagai pengobatan dasar bagi penderita TBC, namun karena adanya kemungkinan resistensi dengan kedua obat tersebut maka dokter akan memutuskan memberikan tambahan obat seperti pyrazinamide dan streptomycin sulfate atau ethambutol HCL sebagai satu kesatuan yang dikenal ‘Triple Drug’. (infopenyakit.com).

Info artikel menarik lain silahkan baca Terjadinya Penyakit Pneumonia.

---------------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk info peluang bisnis masakan Jepang Okonomiyaki dan Takoyaki silahkan pelajari info detailnya DISINI.

Selasa, 10 Februari 2015

Awas! Gejala Asma Bisa Menyerang Anda

           Awas gejala asma bisa menyerang Anda. Asma merupakan salah satu penyakit menular, penularannya dari orang ke orang dan biasanya melalui udara. Misalnya penderita asma batuk atau bersih, otomatis virus asma menyebar melalui udara dan dihirup oleh orang yang sehat.

Gejala asma pada penderita muncul ketika saluran udara pada sistem pernapasan menjadi ketat, terangsang, atau terisi dengan lendir. Gejala asma umum antara lain batuk (terutama pada malam hari), mengi, sesak napas, sesak pada dada, atau terasa tertekan.

Dunia Alat Kedokteran
Tidak setiap orang dengan asma mempunyai gejala yang sama dengan cara yang sama. Penderita penyakit asma mungkin tidak memiliki semua gejala ini, atau mungkin memiliki gejala asma yang berbeda pada waktu yang berbeda. Gejala penyakit asma juga dapat bervariasi dari satu serangan asma ke serangan berikutnya.

Beberapa orang dengan penyakit asma dapat terdiagnosis untuk waktu yang lama tanpa gejala apapun. Selain itu, beberapa orang mungkin hanya mendapat gejala asma selama latihan atau asma dengan infeksi virus seperti pilek. Serangan asma ringan bersifat umum, biasanya saluran udara dalam waktu beberapa menit sampai beberapa jam terbuka. Sedangkan serangan berat kurang umum tetapi bertahan lebih lama dan memerlukan bantuan medis segera. Adalah penting untuk mengenali dan mengobati gejala asma bahkan yang ringan sekalipun untuk membantu mencegah episode asma parah dan tetap di bawah kontrol yang lebih baik.

Mengetahui Awal Gejala Asma
Tanda-tanda peringatan dini adalah perubahan yang terjadi tepat sebelum atau pada awal serangan asma. Tanda-tanda ini dapat dimulai sebelum terkenal gejala asma dan merupakan tanda-tanda awal bahwa asma akan memburuk.

Secara umum, tanda-tanda ini tidak cukup parah untuk menghentikan aktifitas sehari-hari. Tapi dengan terjadinya tanda-tanda ini, kita dapat menghentikan serangan asma atau mencegah salah satunya agar tidak semakin memburuk. Tanda-tanda peringatan dini gejala asma meliputi :
- Sering batuk, terutama pada malam hari
- Kehilangan napas Anda dengan mudah atau sesak napas
- Merasa sangat lelah atau lemah saat berolahraga
- Mengi atau batuk setelah latihan
- Merasa lelah, mudah marah, atau menggerutuGambar Waspadai Bila Gejala Asma Menyerang Anda
- Penurunan atau perubahan fungsi paru-paru yang diukur pada puncak arus meter
- Tanda-tanda pilek atau alergi (bersin, pilek, batuk, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, dan sakit kepala)
- Masalah tidur

Data-data diatas tidak mutlak merupakan gejala asma dini, namun tidak ada salahnya untuk memeriksakan kondisi tersebut kepada dokter atau tim medis, apalagi jika kemudian hari kondisi tersebut menjadi semakin parah. Mencegah lebih baik dibandingkan mengobati bukan?

Info artikel menarik lain silahkan baca Penyebab Terjadinya Salesma (Common Cold).

------------------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk info peluang bisnis masakan Jepang Okonomiyaki dan Takoyaki silahkan pelajari info Detailnya DISINI.

Senin, 09 Februari 2015

Penyebab Terjadinya Salesma (Common Cold)

              Salesma (Common Cold) yaitu infeksi akibat virus akut dan biasanya afebril yang menyebabkan inflamasi traktus respiratorik atas. Penyakit ini menyebabkan orang kehilangan lebih banyak waktu untuk bersekolah atau bekerja daripada penyakit lain dan merupakan penyakit menular yang paling umum. 
Salesma (Common Cold) juga bisa menyebabkan infeksi bakteri sekunder. Prevalensinya lebih tinggi pada anak-anak daripada orang dewasa, pada remaja laki-laki daripada perempuan. Penularannya terjadi melalui tetesan respiratorik yang terbawa ke udara, kontak dengan benda terkontaminasi, dan penularan tangan ke tangan. Anak-anak memperoleh virus baru dari teman sekolah mereka dan menularkannya ke anggota keluarga.

Dunia Alat Kedokteran
Penyebab Salesma (Common Cold)
- Mikoplasma
- Rinovirus, koronavirus, miksovirus, adenovirus, coxsackievirus dan echovirus
- Infeksi virus di saluran respiratorik atas yang menyebabkan inflamasi selaput lendir

Tanda Dan Gejala Salesma (Common Cold)
- Mata terasa terbakar dan berair
- Demam (pada anak-anak)
- Batuk pendek, tidak produktif dan nokturnal
- Sakit kepala
- Mialgia, artralgia, tidak enak badan dan letargi
- Kongesti nasal, rinitis
- Faringitis

Uji Diagnostik
- Diagnosis didasarkan pada gejala
- Walaupun terjadi infeksi, jumlah sel darah putih dan diferensial masih didalam batas normal

Tindakan Penanganan Pada Penyakit
- Asetaminofen, ibuproven, atau aspirin meringankan mialgia dan sakit kepala
- Asetaminofen merupakan obat pilihan bagi anak yang mengalami demam
- Cairan membantu mengencerkan sekresi respiratorik yang terakumulasi dan menjaga hidrasi
- Istirahat bisa melawan letih dan lemah
- Dekongestan bisa meringankan kongesti
- Permen pelega tenggorokan meringankan sakit tenggorokan
- Uap bisa membantu ekspektorasi. Pada bayi, tetes hidung yang mengandung garam dan aspirasi mukus dengan alat suntik tabung bisa bermanfaat
- Antitusif murni meringankan batuk parah tetapi tidak boleh digunakan untuk batuk produktif, saat supresi batuk bisa membahayakan
- Terapi vitamin, pemberian interferon, dan iradiasi ultraviolet masih diteliti.

Info artikel menarik silahkan baca Penyebab Radang Paru-Paru (Pneumonia).

------------------------------------------------------------------------------------------------------
Info untuk peluang bisnis masakan Jepang Okonomiyaki dan Takoyaki silahkan pelajari info detailnya DISINI.

Penyebab Radang Paru-Paru (Pneumonia)

          Jika Anda mengalami radang paru-paru maka berhati-hatilah, sebab paru-paru merupakan salah satu bagian tubuh yang berfungsi untuk bernafas. Jika bagian tubuh ini rusak, maka Anda akan susah bernafas atau bahkan tidak bernafas sama sekali.

Radang Paru-paru (pneumonia) adalah suatu penyakit peradangan yang terjadi pada paru-paru, di mana pulmonary alveolus (alveoli) yang bertanggung jawab menyerap oksigen dari udara meradang dan terisi oleh cairan.

Dunia Alat Kedokteran
Radang paru-paru dapat disebabkan oleh beberapa penyebab, termasuk infeksi oleh mikroorganisme berupa bakteria, virus, jamur, atau parasit, dan zat-zat kimia atau cedera jasmani pada paru-paru atau sebagai akibat dari penyakit lainnya, seperti kanker paru-paru atau berlebihan minum alkohol.

Adapun cara mikroorganisme itu sampai ke paru-paru bisa melalui :
- Inhalasi (penghirupan) mikroorganisme dari udara yang tercemar
- Aliran darah, dari infeksi di organ tubuh yang lain
- Migrasi (perpindahan) organisme langsung dari infeksi di dekat paru-paru.

Gejala yang berhubungan dengan radang paru-paru termasuk batuk, sakit dada, demam, dan kesulitan bernapas. Alat diagnosa termasuk Sinar-X dan pemeriksaan dahak. Perawatan tergantung dari penyebab radang paru-paru; Radang Paru-paru yang disebabkan bakteri (bacterial pneumonia) dirawat dengan antibiotika.

Radang paru-paru merupakan penyakit yang umum, yang terjadi di seluruh kelompok umur, dan merupakan penyebab kematian paling banyak yang terjadi pada orang tua dan orang yang sakit menahun. Vaksin untuk mencegah beberapa jenis radang paru-paru sudah bisa diperoleh. Prognosis perseorangan tergantung dari jenis radang paru-paru, perawatan yang cocok, komplikasi lainnya, dan kesehatan orang tersebut.

Beberapa orang yang rentan (mudah terkena) radang paru-paru adalah:
- Peminum alkohol
- Perokok
- Penderita diabetes
- Penderita gagal jantung
- Penderita penyakit paru obstruktif menahun
- Gangguan sistem kekebalan karena obat tertentu (penderita kanker, penerima organ cangkokan)
- Gangguan sistem kekebalan karena penyakit (penderita AIDS).

Radang paru-paru juga bisa terjadi setelah pembedahan (terutama pembedahan perut) atau cedera (terutama cedera dada), sebagai akibat dari dangkalnya pernafasan, gangguan terhadap kemampuan batuk dan lendir yang tertahan.

Yang sering menjadi penyebab terjadinya radang paru-paru ini adalah Staphylococcus aureus, pneumokokus, Hemophilus influenzae atau kombinasi ketiganya. (Sumber : medicastore.com)

Info artikel menarik lain silahkan baca Penyebab Terjadinya Kanker Paru-Paru.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk info peluang bisnis masakan Jepang Okonomiyaki dan Takoyaki silahkan pelajari info detailnya DISINI.

Kamis, 05 Februari 2015

Penyebab Kanker Paru-Paru

            Penyebab kanker paru-paru yang paling utama adalah rokok. Perokok pasif dan aktif sama-sama memiliki risiko tinggi terkena kanker paru-paru. Hal ini dikarenakan asap dari rokok mengandung ribuan zat yang sangat mematikan.

Rokok dan kanker paru-paru sangat erat kaitannya. Merokok adalah penyebab kanker paru-paru yang paling utama dan penyebab penyakit paru-paru lainnya. Dalam buku berjudul “Panduan kesehatan keluarga”, disebutkan bahwa semakin banyak rokok yang Anda hisap, semakin cepat pula mengalami kanker.

Dunia Alat Kedokteran
Misalnya, jika Anda merokok 20 batang sehari, Anda akan mengalami kanker paru-paru 20 tahun yang akan datang. Jika Anda merokok 40 batang sehari, Anda akan mengalami penyakit ini hanya dalam waktu 10 tahun.

Tak hanya yang secara aktif merokok, orang yang sering terpapar asap rokok pun memiliki risiko terkena kanker. Karena itu rokok merupakan Penyebab Kanker Paru-paru.

Bagi orang yang tidak pernah merokok, risiko kanker paru-paru kecil, tapi sedikit meningkat pada orang yang terpapar asap rokok orang lain secara teratur. Karena rokok merupakan penyebab kanker paru-paru, maka menghindarinya adalah hal yang sangat pintar.

Asap tembakau pada rokok merupakan campuran rumit yang terdiri dari lebih 3.000 zat berbeda, termasuk zat stimulan adiktif nikotin, benzen, amonia, hidrogen sianida, karbon monoksida, dan tar. Elemen tar yang terbakar dalam rokok diketahui sebagai penyebab kanker paru-paru.

Jika perokok aktif adalah seseorang yang adiktif terhadap rokok, namun Anda dikatakan perokok pasif ketika sering terpapar asap rokok dari si perokok aktif.

Perokok pasif adalah seseorang yang berada di lingkungan perokok. Misalnya, anak dari ayah yang perokok. Hal tersebut membuat anak sedikit banyak sering menghirup asap rokok ayah. Tak hanya di rumah, begitu pun asap rokok di ruangan kantor.

Walaupun berjarak dari satu sudut ke sudut lain, misalnya dalam satu ruangan, tetap itu membuat Anda sedikit banyak menghirup asap rokok yang banyak mengandung zat tidak menyehatkan. Asap rokok itu kan tidak selalu terlihat. Yang pasti, ketika Anda mencium bau rokok, Anda berhak menegur karena merugikan Anda.

Untuk menghindari Penyebab Kanker Paru-paru salah satunya adalah dengan melarang orang merokok di tempat umum. Sebab asap rokok bisa menyebar kemana-mana sehingga setiap orang bisa menghirupnya, bahkan anak kecil sekalipun. (Sumber : okezone.com)

Informasi artikel menarik lain silahkan baca Non Perokok Juga Bisa Terkena Kanker Paru-Paru.

------------------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk info peluang bisnis masakan Jepang Okonomiyaki dan Takoyaki, silahkan pelajari info detailnya DISINI.

Non Perokok Juga Bisa Terkena Kanker Paru-Paru

           Ternyata penyakit kanker paru-paru bisa diderita tidak hanya oleh para perokok saja, tetapi yang bukan perokokpun bisa menderita penyakit ini. Karena itu, selalu menjaga kesehatan dengan membiasakan diri melakukan gaya hidup sehat sudah menjadi keharusan. Dengan begitu, kita bisa terhindar dari berbagai penyakit yang berbahaya.

Sekitar 6.000 orang bukan perokok didiagnosis kanker paru-paru setiap tahunnya. Sebagian besar adalah kaum wanita dan wanita Asia beresiko paling tinggi.
Dunia Alat Kedokteran

Meski kemungkinan seorang bukan perokok untuk terkena kanker paru lebih kecil dibanding perokok, tetapi data di Inggris menunjukkan 41.500 kasus baru kanker payudara ditemukan setiap tahunnya. Sekitar 14 persen, atau 6.000 kasus tidak terkait dengan kebiasaan merokok.

Kebanyakan pasien kanker paru yang bukan perokok adalah kaum wanita. Secara anekdoktal, kami melihat makin banyak pasien wanita yang tak pernah merokok tapi terdiagnosis kanker paru, dibandingkan dengan 10 tahun lalu.

Apa yang menyebabkan kondisi tersebut belum sepenuhnya diketahui. Tetapi para ilmuwan menduga ada kaitannya dengan faktor genetik yang dikombinasikan dengan paparan zat-zat pemicu kanker, misalnya asbestos, gas radon, bahan pelarut, asap buangan mesin diesel, hingga asap rokok orang lain.

Faktor risiko lain adalah terapi radiasi ke dada untuk penyakit lain seperti kanker payudara atau limfoma. Bisa juga dari luka paru-paru yang berasal dari kondisi medis sebelumnya.

Menurut Deputi British Lung Foundation, kanker paru-paru selalu dihubungkan dengan merokok. Padahal sebelum kebiasaan merokok menyebar pada awal abad 20, penyakit ini kerap menimpa wanita bukan perokok.

Orang yang tidak merokok biasanya menderita adenokarsinoma atau sel kanker paru tidak kecil. Kondisi ini terjadi di kelenjar yang memproduksi lendir pada jalan masuk udara ke paru-paru. Mereka yang tekena kanker adenokarsinoma ini juga mengalami kesalahan genetik pada protein di permukaan sel yang memicu pertumbuhan sel.

Sementara itu, beberapa penelitian masih berlangsung untuk mengenali apa penyebab kanker paru pada bukan perokok. Tetapi mencari dana untuk penelitian ini juga tak mudah karena kanker paru sering dianggap sebagai penyakit yang dicari sendiri oleh perokok.

Diagnosa dini memang berperan besar dalam kesembuhan kanker, tetapi dalam kasus penyakit paru ini bukan hal yang mudah.

Masalahnya paru tidak memiliki ambang sakit sehingga tak akan memberi peringatan jika ada sesuatu yang salah. Tidak ada gejala kanker paru yang spesifik dan sulit menentukan apakah batuk atau sesak napas yang diderita karena kanker atau bukan.

Ia menambahkan, yang memprihatinkan adalah saat batuk membandel tak kunjung sembuh, penyakitnya mungkin sudah ganas. Pada 70 persen pasien yang berobat ke dokter, penyakitnya sudah berkembang serius.

Pemeriksaan standar seperti rontgen paru pun terkadang tak mampu menemukan sel-sel kanker. Rontgen paru punya kelemahan karena dua dimensi. Sehingga ada area tertentu, misalnya di belakang jantung, yang tak terlihat.

Meski begitu pemeriksaan pendukung dengan CT-scan biasanya cukup membantu. Karena itu sebaiknya lakukan pemeriksaan jika batuk tidak sembuh lebih dari tiga minggu atau ada penurunan berat badan tanpa sebab. (Sumber : kompas.com)

Info artikel menarik lain silahkan baca Gambar Struktur Organ Paru-Paru.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk info peluang bisnis masakan Jepang Okonomiyaki dan Takoyaki, silahkan pelajari info detailnya DISINI.

Gambar Struktur Organ Paru-Paru

           Struktur organ paru-paru sangatlah rumit karena paru-paru terdiri dari bermacam-macam bagian. Paru-paru itu sendiri hanya terbagi dua, yaitu paru-paru kanan dan kiri. Sedangkan bagian-bagian yang terdapat pada paru-paru kanan dan kiri sangatlah banyak dan terbagi-bagi.

Dunia Alat Kedokteran
Apabila manusia bernafas, maka struktur organ paru-paru yang akan dilalui oleh udara adalah sebagai berikut :
1. Rongga Hidung (Cavum Nasalis)
Udara dari luar akan masuk lewat rongga hidung (cavum nasalis). Rongga hidung berlapis selaput lendir, di dalamnya terdapat kelenjar minyak (kelenjar sebasea) dan kelenjar keringat (kelenjar sudorifera). Selaput lendir berfungsi menangkap benda asing yang masuk lewat saluran pernapasan. Selain itu, terdapat juga rambut pendek dan tebal yang berfungsi menyaring partikel kotoran yang masuk bersama udara. Juga terdapat konka yang mempunyai banyak kapiler darah yang berfungsi menghangatkan udara yang masuk.

2. Faring (Tenggorokan)
Udara dari rongga hidung masuk ke faring. Faring merupakan percabangan 2 saluran, yaitu saluran pernapasan (nasofarings) pada bagian depan dan saluran pencernaan (orofarings) pada bagian belakang.

Pada bagian belakang faring (posterior) terdapat laring (tekak) tempat terletaknya pita suara (pita vocalis). Masuknya udara melalui faring akan menyebabkan pita suara bergetar dan terdengar sebagai suara.

Makan sambil berbicara dapat mengakibatkan makanan masuk ke saluran pernapasan karena saluran pernapasan pada saat tersebut sedang terbuka. Walaupun demikian, saraf kita akan mengatur agar peristiwa menelan, bernapas, dan berbicara tidak terjadi bersamaan sehingga mengakibatkan gangguan kesehatan.

3. Tenggorokan (Trakea)
Tenggorokan berupa pipa yang panjangnya kurang lebih 10 cm, terletak sebagian di leher dan sebagian di rongga dada (torak). Dinding tenggorokan tipis dan kaku, dikelilingi oleh cincin tulang rawan, dan pada bagian dalam rongga bersilia. Silia-silia ini berfungsi menyaring benda-benda asing yang masuk ke saluran pernapasan.

4. Cabang-cabang Tenggorokan (Bronki)
Tenggorokan (trakea) bercabang menjadi dua bagian, yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. Struktur lapisan mukosa bronkus sama dengan trakea, hanya tulang rawan bronkus bentuknya tidak teratur dan pada bagian bronkus yang lebih besar cincin tulang rawannya melingkari lumen dengan sempurna. Bronkus bercabang-cabang lagi menjadi bronkiolus.

5. Paru-paru (Pulmo)
Struktur Paru-paru sangatlah berbeda dengan rongga hidung dan tenggorokan. Paru-paru terletak di dalam rongga dada bagian atas, di bagian samping dibatasi oleh otot dan rusuk dan di bagian bawah dibatasi oleh diafragma yang berotot kuat. Paru-paru ada dua bagian yaitu paru-paru kanan (pulmo dekster) yang terdiri atas 3 lobus dan paru-paru kiri (pulmo sinister) yang terdiri atas 2 lobus. Paru-paru dibungkus oleh dua selaput yang tipis, disebut pleura. Selaput bagian dalam yang langsung menyelaputi paru-paru disebut pleura dalam (pleura visceralis) dan selaput yang menyelaputi rongga dada yang bersebelahan dengan tulang rusuk disebut pleura luar (pleura parietalis).

Antara selaput luar dan selaput dalam terdapat rongga berisi cairan pleura yang berfungsi sebagai pelumas paru-paru. Cairan pleura berasal dari plasma darah yang masuk secara eksudasi. Dinding rongga pleura bersifat permeabel terhadap air dan zat-zat lain.

Paru-paru tersusun oleh bronkiolus, alveolus, jaringan elastik, dan pembuluh darah. Paru-paru berstruktur seperti spon yang elastis dengan daerah permukaan dalam yang sangat lebar untuk pertukaran gas.

Di dalam paru-paru, bronkiolus bercabang-cabang halus dengan diameter kurang lebih 1 mm, dindingnya makin menipis jika dibanding dengan bronkus.

Bronkiolus tidak mempunyi tulang rawan, tetapi rongganya masih mempunyai silia dan di bagian ujung mempunyai epitelium berbentuk kubus bersilia. Pada bagian distal kemungkinan tidak bersilia. Bronkiolus berakhir pada gugus kantung udara (alveolus).

Alveolus terdapat pada ujung akhir bronkiolus berupa kantong kecil yang salah satu sisinya terbuka sehingga menyerupai busa atau mirip sarang tawon. Oleh karena alveolus berselaput tipis dan di situ banyak bermuara kapiler darah maka memungkinkan terjadinya difusi gas pernapasan. Maka jelaskan bahwa Struktur Paru-paru manusia sangatlah rumit namun begitu kita bisa mempelajarinya. (Sumber : kambing.ui.ac.id)

Info artikel menarik lain silahkan baca Awas Gejala Infeksi Paru-Paru.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk info peluang bisnis masakan Jepang Okonomiyaki dan Takoyaki silahkan pelajari info detailnya DISINI.

Awas Gejala Infeksi Paru-Paru

             Infeksi paru-paru (Pneumonia) merupakan peradangan paru yang disebabkan oleh infeksi bakteri, virus maupun jamur. Pada oranng dewasa penyebab terbanyak adalah karena bakteri, seperti bakteri Streptococcus pneumoniae, Staphylococcus aureus, Legionella, Hemophilus influenzae.

Dunia Alat Kedokteran
Sedangkan virus, umumnya adalah virus influenza, chicken-pox (cacar air). Ada pula organisme mirip jamur yakni  Mycoplasma pneumoniae (terutama pada anak-anak dan dewasa muda) dan jamur tertentu.

Penyebab yang paling umum dari infeksi paru-paru (pneumonia) adalah bakteri Streptococcus pneumoniae. Pada bentuk dari infeksi paru-paru ini, biasanya timbulnya menggigil, demam yang tiba-tiba dan produksi dari sputum yang berwarna karat. Infeksi menyebar ke dalam darah pada 20%-30% dari kasus-kasus, dan jika ini terjadi, 20%-30% dari pasien-pasien ini meninggal.

Mereka Yang Rentan
Adapun cara mikroorganisme itu sampai ke paru-paru bisa melalui inhalasi (penghirupan) mikroorganisme dari udara yang tercemar, aliran darah, dari infeksi di organ tubuh yang lain, dan migrasi (perpindahan) organisme langsung dari infeksi di dekat paru-paru.

Mereka yang rentan (mudah terkena) infeksi paru-paru umumnya adalah peminum alkohol, perokok berat, penderita diabetes, penderita gagal jantung, penderita penyakit paru obstruktif menahun, gangguan sistem kekebalan karena obat tertentu (penderita kanker, penerima organ cangkokan), dan gangguan sistem kekebalan karena penyakit (penderita AIDS).

Infeksi paru-paru juga bisa terjadi setelah pembedahan (terutama pembedahan perut) atau cedera (terutama cedera dada), sebagai akibat dari dangkalnya pernafasan, gangguan terhadap kemampuan batuk dan lendir yang tertahan. Yang sering menjadi penyebabnya adalah Staphylococcus aureus, pneumococcus, Hemophilus influenzae atau kombinasi ketiganya.

Infeksi paru-paru pada orang dewasa paling sering disebabkan oleh bakteri, yang tersering yaitu bakteri Streptococcus pneumoniae (pneumococcus). Pneumonia pada anak-anak paling sering disebabkan oleh virus pernafasan, dan puncaknya terjadi pada umur 2-3 tahun. Pada usia sekolah, pneumonia paling sering disebabkan oleh bakteri Mycoplasma pneumoniae.

Infeksi paru-paru dikelompokkan berdasarkan sejumlah sistem yang berlainan. Salah satu diantaranya adalah berdasarkan cara diperolehnya, dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu “community-acquired” (diperoleh diluar institusi kesehatan) dan “hospital-acquired” (diperoleh di rumah sakit atau sarana kesehatan lainnya).

Infeksi Paru-paru yang didapat diluar institusi kesehatan paling sering disebabkan oleh Streptococcus pneumoniae. Pneumonia yang didapat di rumah sakit cenderung bersifat lebih serius karena pada saat menjalani perawatan di rumah sakit, sistem pertahanan tubuh penderita untuk melawan infeksi seringkali terganggu. Selain itu, kemungkinannya terjadinya infeksi oleh bakteri yang resisten terhadap antibiotik adalah lebih besar.

Waspadai Gejalanya
Gejala-gejala yang biasa ditemukan pada penderita Infeksi Paru-paru seperti batuk berdahak (dahaknya seperti lendir, kehijauan atau seperti nanah), nyeri dada (bisa tajam atau tumpul, dan bertambah hebat jika penderita menarik nafas dalam atau terbatuk), menggigil, demam,  mudah merasa lelah, sesak nafas, sakit kepala, nafsu makan berkurang, mual dan muntah, merasa tidak enak badan, kekakuan sendi, dan kekakuan otot.

Gejala lainnya yang mungkin ditemukan seperti kulit lembab, batuk darah, pernafasan yang cepat, cemas, stres, tegang dan nyeri perut. Pada pemeriksaan dada dengan menggunakan stetoskop, akan terdengar suara ‘ronki’. Untuk orang-orang yang rentan terhadap pneumonia, latihan bernafas dalam dan terapi untuk membuang dahak, bisa membantu mencegah terjadinya pneumonia.

Bisa juga dilakukan vaksinasi  yang bisa membantu mencegah beberapa jenis pneumonia pada anak-anak dan orang dewasa yang beresiko tinggi.  Juga diberikan  vaksin pneumokokus (untuk mencegah pneumonia karena Streptococcus pneumoniae),  vaksin flu, dan  vaksin HIB (untuk mencegah pneumonia karena Haemophilus influenzae tipe B).

Untuk orang-orang yang rentan terhadap Infeksi Paru-paru, latihan bernafas dalam dan terapi untuk membuang dahak, bisa membantu mencegah terjadinya infeksi paru-paru. Vaksinasi bisa  membantu mencegah beberapa jenis pneumonia pada anak-anak dan orang dewasa yang beresiko tinggi seperti vaksin pneumokokus (untuk mencegah pneumonia karena Streptococcus pneumoniae), vaksin flu, dan vaksin HIB, untuk mencegah pneumonia karena Haemophilus influenzae tipe B. (Sumber : tnol.co.id)

Info artikel menarik lain silahkan baca Awas! Waspadai Gejala Penyakit Bronkitis.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk info peluang bisnis masakan Jepang Okonomiyaki dan Takoyaki silahkan pelajari info detailnya DISINI.

Rabu, 04 Februari 2015

Awas! Waspadai Gejala Penyakit Bronkitis

        Penyakit Bronkitis adalah suatu peradangan pada cabang tenggorok (bronchus) (saluran udara ke paru-paru). Penyakit bronkitis ini biasanya bersifat ringan dan pada akhirnya akan sembuh sempurna. Tetapi pada penderita yang memiliki penyakit menahun (misalnya penyakit jantung atau penyakit paru-paru) dan pada usia lanjut, penyakit bronkitis bisa bersifat serius.

Serangan penyakit bronkitis berulang bisa terjadi pada perokok dan penderita penyakit paru-paru dan saluran pernapasan menahun. 

Infeksi berulang bisa merupakan akibat dari :
- Sinusitis kronis
- Bronkiektasis
- Alergi
- Pembesaran amandel dan adenoid pada anak-anak

Penyebab Penyakit Bronkitis ialah :
- Berbagai jenis debu
- Asap dari asam kuat, amonia, beberapa pelarut organik, klorin, hidrogen sulfida, sulfur dioksida dan bromin
- Polusi udara yang menyebabkan iritasi ozon dan nitrogen dioksida
- Tembakau dan asap rokok.

Gejala Penyakit Bronkitis :
- Batuk berdahak (dahaknya bisa berwarna kemerahan)
- Sesak napas ketika melakukan olah raga atau aktivitas ringan
- Sering menderita infeksi pernapasan (misalnya flu)
- Bengek
- Lelah
- Pembengkakan pergelangan kaki, kaki dan tungkai kiri dan kanan
- Wajah, telapak tangan atau selaput lendir yang berwarna kemerahan
- Pipi tampak kemerahan
- Sakit kepala
- Gangguan penglihatan.

Penyakit Bronkitis infeksiosa seringkali dimulai dengan gejala seperti pilek, yaitu hidung meler, lelah, menggigil, sakit punggung, sakit otot, demam ringan dan nyeri tenggorokan.

Batuk biasanya merupakan tanda dimulainya penyakit bronkitis. Pada awalnya batuk tidak berdahak, tetapi 1-2 hari kemudian akan mengeluarkan dahak berwarna putih atau kuning. Selanjutnya dahak akan bertambah banyak, berwarna kuning atau hijau.

Pada penyakit bronkitis berat, setelah sebagian besar gejala lainnya membaik, kadang terjadi demam tinggi selama 3-5 hari dan batuk bisa menetap selama beberapa minggu. Sesak napas terjadi jika saluran udara tersumbat. Sering ditemukan bunyi napas mengi, terutama setelah batuk. Bisa terjadi pneumonia.

Untuk mengurangi demam dan rasa tidak enak badan akibat dari Penyakit Bronkitis, kepada penderita dewasa bisa diberikan aspirin atau acetaminophen; kepada anak-anak sebaiknya hanya diberikan acetaminophen. Dianjurkan untuk beristirahat dan minum banyak cairan. (Sumber : wikipedia)

Info artikel menarik lain silahkan baca Macam-Macam Kelainan Paru-Paru.

----------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk info peluang bisnis waralaba masakan Jepang Okonomiyaki dan Takoyaki silahkan pelajari info detailnya DISINI.

Macam-Macam Kelainan Paru-Paru

            Beberapa macam kelainan paru-paru ini disebabkan oleh beberapa macam virus / bakteri. Diantara beberapa kelainan paru-paru meliputi :

1).Asma atau sesak nafas, yaitu kelainan paru-paru yang disebabkan oleh penyumbatan saluran pernafasan yang diantaranya disebabkan oleh alergi terhadap rambut, bulu, debu atau tekanan psikologis.

2).Kanker Paru-paru, yaitu kelainan paru-paru atau gangguan paru-paru yang disebabkan oleh kebiasaan merokok. Penyebab lain adalah terlalu banyak menghirup debu asbes, kromium, produk petroleum dan radiasi ionisasi. Kelainan ini mempengaruhi pertukaran gas di paru-paru.

3).Emphysema, adalah penyakit pembengkakan paru-paru karena pembuluh darahnya terisi udara.

Mengatasi Macam-macam kelainan Paru-Paru
Upaya menghindari dan mengatasi beberapa macam kelainan paru-paru adalah dengan menjalankan pola hidup sehat, diantaranya :
- Mengatur pola makan dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi secara teratur
- Berolah raga dengan teratur
- Istirahat minimal 6 jam per hari
- Mengindari konsumsi rokok, minum minuman beralkohol dan narkoba
- Hindari Stress

Demikianlah Kelainan Paru-paru dengan berbagai macam bentuk dan cara mengatasinya. (Sumber)

Info artikel menarik lain silahkan baca Manfaat Buah Segar Untuk membersihkan Paru-Paru..

----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk info peluang bisnis masakan Jepang Okonomiyaki dan Takoyaki silahkan pelajari info selengkapnya DISINI.

Pengetahuan Tentang Seksual wanita,Pria harus Tau.Sex Edukasi

Kebahagiaan dan kedekatan seksual waktu melakukan hubungan intim adalah hal yang penting tuk setiap pasangan. Untuk tersebut, penting b...